Assalamualaikum........
sila bce....nice one i thought....
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.
Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku
akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”
(Al Mu’min:60)
”Jangan
salahkan Allah bila doa tak dikabulkan dan jangan pula menggerutu atau
jemu,” kata Abdul Qadir-Jailani dalam Mafatih al-Ghaib. Yang perlu
dipertanyakan adalah mengapa doa kita tak terkabul? Ada dua sebab
mengapa doa tertolak. Yaitu, pertama, tidak memperhatikan adab berdoa,
baik adab lahir maupun adab batin.
Rasulullah SAW
bersabda, ”Doa seorang hamba Allah tetap dikabulkan selama ia tidak
berdoa untuk suatu perbuatan dosa atau memutuskan silaturahim atau tak
terburu-buru segera dikabulkan.” Seorang sahabat bertanya, ”Wahai
Rasulullah, apakah maksud terburu-buru?” Rasulullah menjawab, ”Ia
mengatakan, ‘aku telah berdoa tapi aku tidak melihat doaku dikabulkan’,
sehingga ia mengabaikan dan meninggalkan doanya itu.” (HR Muslim).
Seorang
sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan
berguna bagiku dari sisi Allah.” Nabi Saw lalu bersabda: “Perbanyaklah
mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan
hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah
kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak
mengetahui kapan doamu akan terkabul.” (HR. Ath-Thabrani)
Ketika
suatu doa tak segera menampakkan tanda-tanda terijabah, maka
seharusnya seseorang tetap berbaik sangka kepada Allah SWT. Sebab,
Allah SWT akan mengganti bentuk pengkabulan doa dengan sesuatu yang
lebih bermanfaat bagi si pemohon atau ditunda pengabulannya hingga hari
akhirat dalam bentuk deposito pahala. Rasul pernah bercerita, nanti di
akherat ada seseorang yang heran mengapa Allah banyak memberinya
rahmat-Nya, ternyata semua itu diperoleh dari do’a-do’anya di dunia
yang belum terkabul..
Kedua, perilaku buruk. Syaqiq
al-Balkhi bercerita, ketika Ibrahim bin Adham berjalan di pasar-pasar
Bashrah, kemudian orang mengerumuni beliau. Mereka bertanya, “Mengapa
Allah belum juga mengabulkan doa mereka padahal telah bertahun-tahun
berdoa”, bukankah Allah berfirman, ”Berdoalah kalian, maka Aku
mengabulkan doa kalian.”. Ibrahim bin Adham menjawab, ”HATIMU TELAH
MATI DARI 10 PERKARA”, yaitu :
01. Engkau ber-Tuhan-kan Allah, tetapi tidak menunaikan hak-Nya.
02. Engkau membaca kitab Allah, tetapi tidak mau mempraktikkan isinya.
03. Engkau mengaku bermusuhan dgn iblis, tetapi mengikuti tuntunannya.
04. Engkau mengaku cinta Rasul, ttpi meninggalkan suri tauladan dan sunah beliau.
05. Engkau mengaku senang surga, tetapi tidak berbuat menuju kepadanya.
06. Engkau mengaku takut neraka, tetapi tidak mengakhiri perbuatan dosa.
07. Engkau mengakui kematian itu hak, tetapi tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
08. Engkau asyik meneliti aib-aib orang lain, tetapi melupakan aib-aib dirimu sendiri.
09. Engkau makan rezeki Allah, tetapi tidak bersyukur pada-Nya.
10. Engkau ikut menguburkan orang mati, tetapi tidak mengambil pelajaran dari peristiwa itu.
Kita juga hendaklah menjaga adab-adab berdoa...:Antaranya:...
1.Berdoa dengan penuh rasa rendah diri dan ikhlas.
2.Tidak tergesa-gesa.
3.Dalam keadaan bersih.
4.Menggunakan Asma'Ul-Husna
5.Tidak berdoa untuk keburukan.
6.Berselawat ke atas Nabi Muhammad s.a.w.
7.Menghadap kearah Qiblat.
8.Mengangkat tangan ke paras bahu.
9.Istiqamah.
10.Doa yang singkat dan padat.
Oleh itu, marilah kita bersama-sama muhasabah diri kita di samping meningkatkan kualiti doa kita...
Berdoalah
dengan sepenuh keikhlasan hati..Buangkan segala perasaan ego dan
bangga diri di kala meminta pertolongan daripada Allah s.w.t...Jagalah
setiap perbuatan kita daripada melakukan dosa...
Wallahualam...:-)
Dipetik dari http://riefismi.wordpress.com/2010/05/16/sebab-apa-doa-tak-kabul/
http://istiqom4h.wordpress.com/category/syarat-dan-adab-berdoa/
No comments:
Post a Comment